Pages

Selasa, 18 Desember 2012

Pupuh Sunda

KUMPULAN 17 PUPUH SUNDA


     1.     Kinanti
Laras: Pelog/Salendro
Watekna: miharep atawa prihatin.
1 Pada := 6 Padalisan
kembang ros ku matak lucu ( 8 – u )
nya alus rupa nya seungit ( 8 – i )
henteu aya papadana ( 8 – a )
ratuning kembang sajati ( 8 – i )
papaes di patamanan ( 8 – a )
seungit manis ngadalingding ( 8 – i)
Budak leutik bisa ngapung
Babaku ngapungna peuting
Nguriling kakalayangan
Neangan nu amis-amis
Sarupaning bungbuahan
Naon bae nu kapanggih
Panambih:
Ari beurang ngagarantung
Pinuh dina dahan kai
Disarada patembalan
Nu kitu naon ngaranna

      2.      Sinom
laras : Madenda / nyorog
surupan : 4 = tugu
Watekna gumbira.
Unggal Pada diwangun ku salapan Padalisan.


*bebas wirahma*
harta pada nareangan (8a)
harti pada nyararungsi (8i)
sabab duanana guna (8a)
harti bisa mere bukti (8i)
harta pon kitu deui (7i)
bisa ngabul nu dimaksud (8u)
nedunan sa kahayang (7a)
tapi harta gampang leungit (8i)
mungguh harti magpaat dunya akherat (12a)

*tandak panambih*
harta pada nareangan
harti pada narambahan
harta harti sarwa guna
pada bisa mere bukti
bisa hasil sapaneja
sok nyumponan cita-cita
harta-harati sok mangpaat
dapon di raksa taliti

Jumat, 07 Desember 2012

Pedagogik

Pengertian, Kerancuan, Keniscayaan, Keharusan dan Kegunaan Pedagogik

A.    Pengertian Pedagogik
Istilah Pedagogik (Bahasa Belanda: paedagogiek, Bahasa Inggris: pedagogy) berasal dari dua kata dalam Bahasa Yunani Kuno, yaitu paedos yang berarti anak dan agogos yang berarti mengantar, membimbing atau memimpin. Dari dua kata tersebut terbentuk beberapa istilah yang masing-masing memiliki arti tertentu. Istilah-istilah yang dimaksud yakni paedagogos, pedagog (paedagoog atau pedagogue), paedagogia, pedagogi (paedagogie) dan pedagogik (paedagogiek).
Dari kata paedos dan agogos terbentuk istilah paedagogos yang berarti seorang pelayan atau pembantu pada zaman Yunani Kuno, yang bertugas mengantar dan menjemput anak-anak majikannya ke sekolah, selain itu, di rumah paedagogos juga bertugas untuk selalu membimbing atau memimpin anak-anak majikannya. Dalam hal ini dapat dipahami bahwa pendidikan anak pada zaman Yunani Kuno sebagian besar diserahkan kepada paedagogos. Lalu, terjadi perubahan istilah yaitu dari paedagogos (pada zaman Yunani Kuno) menjadi pedagog (paedagoog atau pedagogue) yang berlaku hingga dewasa ini. Perubahan istilah ini mengimplikasikan perubahan arti. Istilah paedagogos yang dulu memiliki arti sebagai pelayan atau pembantu, kini telah berubah menjadi pedagog yang berarti sebagai ahli didik atau pendidik. Namun sekalipun demikian, terdapat konsistensi prinsip yang terkandung di dalam kedua istilah tadi, yaitu bahwa paedagogos dan pedagog sama-sama bertugas untuk mengantarkan atau membimbing dan melepas anak. Paedagogos bertugas untuk mengantarkan atau membimbing anak dari rumah ke sekolah, setelah sampai di sekolah anak di lepas. Demikian pula dengan pedagog, ia bertugas mengantarkan atau membimbing anak untuk sampai pada kedewasaan dan setelah anak menjadi dewasa maka anak di lepas pula. Inilah yang menjadi salah satu prinsip dalam pendidikan anak, yaitu membimbingnya untuk mencapai kedewasaan.


Rabu, 05 Desember 2012

RPP Tematik

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Berbasis Tematik
Sekolah                      : SD As-Sakinah
Tema                          : Diri Sendiri
Kelas / Semester        : II / 1
Alokasi Waktu          : 1 kali pertemuan (3 x 35 menit)

A.    Standar Kompetensi
       Bahasa Indonesia
      1.      Membaca : Memahami teks pendek dengan membaca lancar dan membaca puisi anak.
       PKn
      1.      Membiasakan hidup bergotong royong.
       IPS
      1.      Memahami peristiwa penting dalam keluarga secara kronologis.
B.     Kompetensi Dasar
       Bahasa Indonesia
       1.      Menyimpulkan isi teks pendek (10 – 15 kalimat)
       2.      Menjelaskan isi puisi anak yang dibaca.
       PKn
       1.      Mengenal pentingnya hidup rukun, saling berbagi dan tolong menolong.
       IPS
       1.      Memelihara dokumen dan koleksi  benda berharga miliknya.
       2.      Memanfaatkan dokumen dan benda penting keluarga secara kronologis.